BAB I MANUSIA, TEMPAT DAN LINGKUNGAN (pertemua 1)

 

A.     PENGERTIAN RUANG DAN INTERAKSI ANTAR RUANG

Pengertian Ruang

Ruang adalah tempat di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun hanya sebagian yang digunakan makhluk hidup untuk tinggal. Ruang juga dapat diartikan sebagai wadah dari semua aktivitas manusia,
Interaksi antarruang adalah suatu cara mengelola ruang-ruang berdasarkan potensi juga permasalahannya dan keterkaitan suatu ruang dengan ruang-ruang di sekitarnya.

Syarat-syarat interaksi antarruang

1. Saling melengkapi (complementarity) Antara suatu ruang dengan ruang lain saling membutuhkan sehingga saling melengkapi. Kondisi saling melengkapi dapat terjadi bila antara satu daerah dengan daerah lain menghasilkan komoditas yang berbeda.

2. Kesempatan antara (intervening opportunity) Kesempatan antara maksudnya adalah penawaran alternatif, di mana sebuah ruang menawarkan pilihan yang lebih baik dari ruang asal atau ruang tujuannya.

3. Kemudahan tranfer (transferability). Tranfserability juga dapat diartikan sebagai keadaan yang dapat diserahkan atau dipindahkan. Syarat interaksi antarruang ini sangat penting dalam menciptakan interaksi antarruang..

Bentuk- bentuk interaksi antarruang

 

B.     LETAK DAN LUAS INDONESIA

1.      PEMAHAMAN LOKASI MELALUI PETA


peta adalah gambaran permukaan bumi pada suatu bidang  datar dan diperkecil dengan menggunakan skala. Pada peta terdapat sejumlah informasi yang terdapat di dalamnya. Kita harus mampu  membaca  peta tersebut agar  dapat memperoleh berbagai informasi yang dibutuhkan.

Peta sendiri terdiri atas beberapa komponen penyusunannya. Berikut ini komponen-komponen penyusunan peta :

·         Judul Peta. Setiap peta pasti memiliki judul peta yang menunjukkan isi suatu peta. Sebagai contoh, "Peta Negara Kesatuan Republik Indonesia" yang isinya adalah peta daerah-daerah yang termasuk dalam negara kesatuan republik Indonesia.

·         Skala Peta. Skala peta menunjukkan perbandingan antara jarak yang ada di peta dengan jarak sesungguhnya di lapangan. Contoh, skala sebuah peta adalah 1 : 1.000.000, berarti 1 cm pada peta berbanding dengan 1.000. 000 cm atau 10 km pada jarak yang sebenarnya. Skala peta dibagi menjadi skala angka dan skala garis atau grafis.

·         Orientasi Utara atau Arah Mata Angin. Biasanya sebuah peta memiliki orientasi arah utara. Bentuk orientasi arah ditunjukkan  oleh  simbol  berbentuk  panah  dengan  bentuk  yang bervariasi. Penempatannya pada kolom legenda atau pada bagian yang kosong di bagian peta.

·         Simbol peta. Simbol peta adalah tanda khusus pada peta yang mewakili objek yang dipetakan. Adanya simbol peta adalah untuk memudahkan pengguna peta dalam membaca dan memahami isi peta. Berdasarkan bentuknya, simbol peta dapat dibedakan menjadi simbol titik, simbol garis, simbol warna dan simbol area.

·         Garis Koordinat. Garis koordinat adalah garis khayal pada peta berupa koordinat peta dalam bentuk garis lintang dan garis bujur.

·         Inset. Inset merupakan peta kecil yang terdapat pada peta yang menunjukkan lokasi daerah yang dipetakan diantara lokasi lainnya yang lebih luas.

·         Legenda. Legenda menunjukkan keterangan semua objek yang ada atau muncul pada muka  peta. Pada legenda inilah seorang bisa membaca peta dengan mengetahui objek yang ada pada wilayah yang di petakan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pembagian bentuk wilayah ASEAN

CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH MENURUT AL-QURAN

Menghormati Ilmu: Adab Sebelum Ilmu